Garut Belajar Bawang Putih di Lotim

Lombok Timur sebagai salah satu sentra pengembangan bawang putih menarik Pemerintah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat untuk berkunjung mempelajari pengembangannya. Garut, sesuai SK Menteri Pertanian no.472 tahun 2018 ditetapkan sebagai salah satu kawasan pengembangan bawang putih di Jawa Barat untuk mendukung swasembada bawang putih nasional 2021. Bupati Garut beserta jajarannya melakukan Kunjungan Kerja dan studi banding ke Lombok Timur dan diterima Wakil Bupati H. Rumaksi.Sj. SH didampingi Sekda Lotim Drs.H.Rohman Farly MM.


Penerimaan dan silaturahmi digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur Jum'at malam ( 14/06 ) juga dihadiri OPD terkait. Wakil Bupati H. Rumaksi dalam sambutannya memaparkan bahwa Sembalun merupakan pusat pembibitan bawang putih Nasional dan Tahun 2019 ini, Pemerintah Lombok Timur mendapatkan 4 sampai 5 ribu ton bibit bawang putih dari Kementerian Pertanian RI dengan luas areal tanam 1.642 Ha.


Diharapkan bawang putih tidak hanya mengembalikan kejayaan Sembalun atau daerah potensial pengembangan bawang putih lainnya di Lombok Timur tapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan perekonomian masyarakat Lombok Timur secara luas. Rumaksi menggarisbawahi peningkatan produktifitas bawang putih ke depan membutuhkan strategi pemasaran yang baik.


Sementara itu Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, SH.MH.MP dalam kata perkenalannya menyampaikan, banyak hal yang harus dipelajari Garut di Kabupaten Lombok Timur guna meningkatkan kesejahteran masyarakat Garut.

.
Lebih lanjut dijelaskan Rudy kunjungan kerja di Kabupaten Lombok Timur sebagai sentra pengembangan bawang putih dimaksudkan mempelajari secara seksama mekanisme yang dikembangkan daerah ini, juga terkait teknologi yan diterapkan dalam budidaya bawang putih.


"Diharapkan dengan  Kunjungan Kerja dan study banding ini, adanya konektivitas dalam rangka percepatan pembangunan di masing-masing daerah," ungkapnya. Ia juga mengundang Pemerintah Lombok Timur untuk berkunjung ke Garut dengan mempromosikan wisata Garut yang berkembang, serta manajemen Pemerintahan yang diterapkan di daerah tersebut.


Selanjutnya ke dua daerah saling bertukar cinderamata.